Jun, 2026
Internet Satelit kini menjadi jawaban saat bisnis harus tetap online, tetapi lokasi kerja belum terjangkau infrastruktur jaringan kabel. Di Indonesia, kebutuhan ini sangat nyata: tambang, perkebunan, kapal, proyek energi, logistik, hingga area 3T (tertinggal, terluar, terdepan) yang membutuhkan koneksi stabil tanpa harus menunggu fiber masuk ke lokasi.
BuanterOne (DTP) hadir sebagai layanan konektivitas berbasis satelit LEO Eutelsat OneWeb untuk membantu bisnis membangun jaringan yang lebih siap di wilayah menantang. DTP atau Dwi Tunggal Putra merupakan Exclusive Master Distribution Partner Eutelsat OneWeb di Indonesia, pemegang Landing Rights, sekaligus penyedia kolokasi fasilitas SNP (Satellite Network Portal) dan PoP (Point of Presence) AREA31 Datacenter untuk layanan BuanterOne.
Internet Satelit membantu menghadirkan konektivitas internet di lokasi yang belum terjangkau jaringan darat.
Satelit LEO Eutelsat OneWeb dirancang untuk latensi sekitar 70 - 100 ms.
BuanterOne melalui Eutelsat OneWeb memiliki konstelasi mencapai 654 satelit aktif.
Alur koneksi melewati user terminal, satelit, Gateway LEO, fasilitas darat, dan jaringan internet.
Gateway SNP di Ciruas menjadi bagian dari infrastruktur pendukung layanan satelit BuanterOne.
BuanterOne dapat dikomunikasikan sebagai First Provider untuk layanan internet satelit bisnis di Indonesia.
Internet Satelit adalah layanan akses data yang memakai satelit sebagai jalur penghubung antara lokasi pengguna dan jaringan internet. Alurnya dimulai dari user terminal di lokasi pelanggan, lalu sinyal dikirim ke satelit, diteruskan ke fasilitas darat, dan masuk ke jaringan nasional atau global.
Teknologi ini berbeda dari fiber atau seluler karena tidak membutuhkan kabel fisik langsung ke lokasi pelanggan. Selama terminal memiliki pandangan langit yang sesuai dan area masuk dalam cakupan layanan, koneksi dapat dirancang untuk lokasi terpencil, bergerak, atau sulit dijangkau.
Dalam Sistem Jaringan satelit, ada beberapa komponen utama:
User terminal di lokasi pelanggan.
Satelit sebagai penghubung sinyal.
Fasilitas darat atau teleport untuk menyalurkan trafik ke jaringan darat.
Network Operations Center untuk pemantauan layanan.
AREA31 sebagai bagian dari ekosistem interkoneksi.
BuanterOne menggunakan satelit orbit rendah dari Eutelsat OneWeb, bukan satelit geostasioner. Satelit geostasioner berada jauh lebih tinggi, sekitar 36.000 km, sehingga latensinya lebih tinggi dibanding orbit rendah.
Banyak lokasi bisnis di Indonesia tidak berada di area yang mudah dijangkau fiber. Site tambang, rig migas, kebun, pelabuhan kecil, kapal, gudang terpencil, dan proyek lapangan sering membutuhkan koneksi harian, tetapi kondisi geografis membuat pembangunan jaringan darat tidak selalu praktis.
Masalahnya bukan hanya soal bisa browsing atau tidak. Tanpa konektivitas internet yang stabil, operasional bisa terganggu: laporan terlambat, CCTV tidak terpantau, sistem ERP sulit diakses, komunikasi tim tersendat, dan data produksi tidak masuk tepat waktu.
Di sinilah solusi internet satelit di daerah terpencil menjadi penting. Internet Satelit dapat dipasang lebih cepat dibanding menarik kabel panjang dari kota ke lokasi kerja. Untuk bisnis yang butuh koneksi segera, pendekatan ini lebih realistis.
Kebutuhan pengguna utama biasanya datang dari:
Energi dan migas
Perkebunan
Logistik
Pemerintahan dan layanan publik
Operasional darurat dan mobilitas lapangan
Dalam konteks satelit indonesia, perkembangan kebutuhan data juga makin besar. Jika dulu satelit banyak dipakai untuk komunikasi dasar dan siaran, kini perusahaan membutuhkan akses cloud, IoT, video conference, dashboard monitoring, VoIP, CCTV, dan aplikasi real-time.
Karena itu, satelit indonesia terbaru mulai mengarah pada kombinasi orbit geostasioner, satelit orbit rendah, fasilitas darat, teleport, dan backbone nasional. Pendekatan ini membuat pilihan konektivitas lebih fleksibel sesuai kondisi lokasi.
Cara kerja Internet Satelit bisa dipahami sebagai alur pengiriman data dari lokasi pelanggan ke jaringan internet melalui satelit. Pada layanan BuanterOne, koneksi memakai konstelasi Eutelsat OneWeb yang bergerak mengelilingi bumi dan melayani area secara bergantian.
Urutannya seperti ini:
Perangkat pengguna mengakses internet melalui jaringan lokal di site.
User terminal mengirim sinyal ke satelit.
Satelit meneruskan trafik ke fasilitas darat.
Trafik disalurkan ke backbone internet dan titik interkoneksi.
Data masuk ke aplikasi, cloud, server, website, atau sistem perusahaan.
Karena satelit orbit rendah bergerak cepat, koneksi akan berpindah dari satu satelit ke satelit lain secara otomatis. Proses ini disebut handover. Pengguna tidak perlu melakukan apa pun, karena perpindahan ditangani oleh jaringan.
DTP menyediakan kolokasi Satellite Network Portal di Indonesia. Lokasi BuanterOne di Ciruas, Serang, Banten BuanterOne SNP#38 menjadi salah satu titik penting untuk menghubungkan trafik satelit ke jaringan nasional.
Selain itu, DTP juga memiliki fasilitas interkoneksi di AREA31 dan Teleport Cimanggis. Kombinasi fasilitas SNP, teleport, dan jaringan interkoneksi membantu trafik dari remote site masuk ke ekosistem jaringan yang lebih luas.
Dari sisi performa, layanan ini memiliki latensi rendah hingga 70 ms dengan spesifikasi layanan yang mampu mengirimkan data throughput hingga 180 Mbps untuk setiap user terminal.
Manfaat utama Internet Satelit adalah fleksibilitas. Bisnis tidak perlu selalu menunggu jaringan fiber tersedia, terutama saat site berada di area yang sulit dibangun infrastruktur jaringan kabel.
Dengan layanan high speed internet berbasis satelit BuanterOne, banyak aktivitas bisnis dapat berjalan lebih lancar. Contohnya video meeting, akses cloud, monitoring CCTV, pelaporan lapangan, sistem ERP, komunikasi VoIP, dan pengiriman data operasional.
Manfaat lainnya meliputi:
Implementasi lebih cepat untuk remote site.
Jangkauan lebih luas untuk pulau kecil, kapal, area tambang, dan perkebunan.
Dukungan koneksi untuk lokasi tetap maupun bergerak.
Koneksi cadangan saat jaringan utama terganggu.
Integrasi dengan AREA31 dan jaringan perusahaan.
Internet Satelit juga relevan untuk strategi hybrid. Artinya, perusahaan dapat menggabungkan fiber, radio, seluler, dan satelit sesuai kondisi site. Pendekatan ini membuat jaringan lebih tangguh, karena setiap lokasi tidak dipaksa memakai satu jenis koneksi yang sama.
Dari sisi kapasitas, konsep High Throughput Satellite membantu meningkatkan efisiensi penggunaan bandwidth melalui beam yang lebih terarah, pengelolaan kapasitas, dan reuse frekuensi. Saat dipadukan dengan layanan satelit BuanterOne, pendekatan ini mendukung kebutuhan data yang lebih besar seperti cloud collaboration, monitoring real-time, komunikasi multi-site, dan operasional digital.
Namun, desain tetap harus realistis. Kualitas layanan bisa dipengaruhi cuaca ekstrem, posisi terminal, penghalang fisik, kapasitas, regulasi, dan kebutuhan Service Level Agreement (SLA). Karena itu, pemilihan penyedia perlu mempertimbangkan legalitas Landing Rights, infrastruktur lokal, dukungan teknis, portofolio industri, dan kemampuan monitoring 24/7.
Internet Satelit bukan lagi sekadar alternatif saat jaringan kabel tidak tersedia. Untuk banyak bisnis di Indonesia, teknologi ini menjadi bagian penting dari strategi konektivitas internet, terutama di lokasi terpencil, area bergerak, atau wilayah operasional kritis.
BuanterOne menghadirkan layanan berbasis satelit orbit rendah dengan dukungan DTP sebagai Exclusive Master Distribution Partner dan pemegang Landing Rights di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur lokal, fasilitas interkoneksi dari AREA31, dan pengalaman jaringan satelit, BuanterOne siap mendukung bisnis yang memerlukan koneksi stabil di berbagai wilayah.
Jika perusahaan Anda memiliki site di tambang, energi, perkebunan, maritim, logistik, atau wilayah yang belum terjangkau infrastruktur jaringan kabel, diskusikan kebutuhan konektivitas bersama tim BuanterOne. Tim BuanterOne dapat membantu menilai kebutuhan bandwidth, lokasi pemasangan, jenis terminal, SLA, dan desain jaringan yang paling sesuai.
Mulai rancang konektivitas yang lebih siap untuk operasional bisnis Anda melalui halaman kontak BuanterOne.
Internet Satelit adalah akses internet yang memakai satelit sebagai jalur penghubung antara lokasi pelanggan dan jaringan internet.
Satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) berada lebih jauh dari bumi sekitar 36.000km, sedangkan satelit Low Earth Orbit (LEO) sekitar 400-1.200 km berada lebih dekat sehingga latensinya lebih kecil.
Ya, BuanterOne cocok untuk remote site, maritim, tambang, energi, perkebunan, logistik, dan kebutuhan high speed internet di lokasi sulit.
DTP merupakan pemegang Landing Rights dan Exclusive Master Distribution Partner Eutelsat OneWeb di Indonesia.